Perkuat Tata Kelola Lembaga dan Persiapan Audit Independen, LIDI Foundation Ikuti Workshop Keuangan di Depok

DEPOK, 28–29 Oktober 2026 – Dalam upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mempersiapkan pelaksanaan audit independen, LIDI Foundation mengikuti Workshop Pengelolaan Keuangan yang diselenggarakan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM melalui dukungan bantuan INKLUSI. Kegiatan berlangsung di Wisma Hijau, Depok, Jawa Barat.

Lokakarya ini diikuti oleh perwakilan organisasi dan lembaga mitra dari berbagai provinsi, antara lain Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sumatera Utara.

Kegiatan ini memberikan penguatan kapasitas dalam administrasi keuangan, pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, pengelolaan bukti pertanggungjawaban, serta pemahaman mengenai standar dan prosedur pelaksanaan audit secara independen.

Bagi LIDI Foundation, hasil penting dari workshop ini adalah semakin kuatnya pemahaman mengenai pentingnya sistem pengelolaan keuangan yang tertib, terdokumentasi, transparan, dan dapat ditelusuri. Pengetahuan yang diperoleh menjadi penting untuk melakukan pembenahan administrasi keuangan internal, meningkatkan akurasi pencatatan transaksi, memperkuat pengarsipan dokumen pendukung, serta memastikan kesesuaian antara penggunaan anggaran, bukti pengeluaran, dan laporan kegiatan.

Secara konkret, Yayasan LIDI akan mengoordinasikan hasil lokakarya melalui penguatan sistem administrasi dan pelaporan keuangan, penertiban dokumen pertanggungjawaban setiap program, peningkatan koordinasi antara tim keuangan dan pelaksana program, serta persiapan dokumen yang diperlukan untuk menghadapi audit independen.

Bagi LIDI Foundation, transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar kewajiban administratif kepada donor, melainkan bagian dari tanggung jawab moral organisasi dalam mengelola kepercayaan dan sumber daya yang diberikan untuk kepentingan masyarakat.

Melalui penguatan tersebut, LIDI Foundation berkomitmen membangun kelembagaan yang semakin profesional, kredibel, dan berkelanjutan, sehingga setiap dukungan yang diterima dapat dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas serta kelompok rentan.